Jumat, 14 September 2018

Travelling: Bandung Trip_Day One


Hay, Hay...


Libur kemarin, kalian kemana aja nih?
Aku mau share jalan-jalan pas kemarin liburan, dikarenakan hari selasa 11 september 18 ada hari libur, dan tgl 10 September 18 adalah hari kejepit :D maka aku ambil cuti di tanggal 10 sept 18.
Trip kali ini adalah trip dadakan yang sama sekali tidak direncanakan, untungnya temenku dan pacarku mau diajak jalan-jalan. Kami bertiga akhirnya berlibur ke Bandung.
Trip kami berlangsung selama 4 hari 3 malam.
H-3 sebelum berangkat, kami baru sempat mencari tiket kereta, hotel/penginapan dan membuat itenarary.
Kami berangkat bertiga, dan beli tiket kereta PP Argo Parahyangan Kelas Ekonomi Premium, dengan harga 100.000,-/orang. Naik kereta ke Bandung adalah option yang paling tepat, dikarenakan jalan tol menuju bandung sangat macet.
Kami berangkat jam 7.50 dari stasiun gambir dan sampai di Stasiun Bandung jam 11.05.
Sesampainya di Bandung, kami pun langsung cus menuju tempat penginapan kami yang pertama yaitu Cicadas Apartement Gateway yang berada di Jln. Ahmad Yani, Bandung.
Bukan hal kebetulan kami mendapatkan penginapan ini, setelah klik sana klik sini akhirnya berjodoh juga dengan penginapan ini di situs AirBnB (https://www.airbnb.com/)
Apartemen yg berlokasi -+5km dari stasiun bandung ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Kamar yang kami sewa pun cukup luas, dengan fasilitas 2 kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi dan Balkon. Harga sewa per hari 225ribu. Kamar yang kami sewa ada di tower C Lt. 7A No. 21. Kamar nya bisa menampung 6-7 orang. Sesampainya kami di apartement, kami bersih-bersih dan istirahat, setelah itu kami bersiap-siap untuk mencari makan. Kami pun berencana ke Tempat makan/resto dengan thema yang unik. 
Kami memutuskan ke Chingu Kafe.  Kafe dengan tema Korea (https://www.instagram.com/chingucafe/?hl=en)
Spot Foto di chingu kafe
 
Alamat Chingu Kafe : Jl. Sawunggaling No.10, Tamansari, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40116
Harga Menu di Chingu Kafe ini sangat terjangkau, start from 10rb.
Bagi kalian yang ingin merasakan memakai pakaian khas orang korea, di chingu kafe ada tempat penyewaan Hanbook nya loh, harga sewa nya 30rb/15 menit.
Berikut Sedikit foto di Chingu Kafe.

Sewa Baju Hanbook di Chingu Kafe


setelah makan dan berfoto di chingu kafe, kami memutuskan untuk pergi ke kafe lainnya yaitu Kopi Ireng, kafe ini berada di kawasan Dago Pakar, alamat lengkapnya berada di Jalan Bukit Pakar Timur No. 1, Ciburial, Cimenyan, Ciburial, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat 40198 (https://www.instagram.com/kopiireng_bandung/?hl=en)
Bagi kalian yang ingin ngopi dengan suasana yang berbeda, kafe ini sangat recommend. Harga menu nya bervariasi, start from 15k.

 Tangga Masuk menuju kopi ireng
 Pemandangan di atas Balkon Kopi Ireng

Demikianlah cerita jalan-jalanku di Bandung di Hari pertama..
see you in next blog for day 2 in Bandung :)

bye bye ^_^

Kamis, 02 Agustus 2018

Masker Kopi

Hay Ladies,

Wajah adalah asset para wanita yang paling berharga.
maka dari itu, banyak sekali para wanita yang berbondong-bondong mencari atau berlangganan dengan klinik-klinik kecantikan.
Gak salah sih, tapi buat aku, yang cuma karyawan biasa :( agak ga tega kalau harus bayar lebih ke klinik kecantikan.
Namun tak bisa dipungkiri, wanita tetap selalu ingin terlihat cantik.
Nah karena alasan itu, aku coba bereksperimen dengan berbagai macam bahan alami yang ada disekitar kita, yang bisa diolah menjadi skin care wajah.
Kali ini aku mau membahas tentang masker kopi.



Hayo, siapa yang suka minum kopi?
Dibalik rasanya yang pahit, ternyata kopi mengandung banyak manfaat untuk wajah loh, salah satunya sebagai Scrubbing yang memiliki manfaat untuk mengeksfoliasi/pengelupasan sel kulit mati kita.
Nah kalau sel kulit mati kita sudah terangkat, otomatis wajah kita pun jadi terlihat cerah, ga salah klo masker kopi ini juga memiliki manfaat whitening.
Kopi yang disarankan dalam penggunaan masker ini adalah Kopi Hitam yang tanpa campuran gula atau susu.

Masker Kopi ini juga bisa di combine/campur dengan Rice Flour [tepung beras]. Manfaat tepung beras bagi wajah adalah memberikan efek mencerahkan, jadi jika kopi dicampur tepung beras maka hasilnya akan memberikan efek yang maksimal...
Lanjut ke cara pembuatannya yuk...

Bahan:
  1. 2Sdm Tepung Beras
  2. 1Sdm Kopi Hitam
  3. 5tetes/5ml Air Mawar [aku pake air mawar merk Viva]

Cara Pembuatan:
Campurkan semua bahan sampai terbentuk pasta.
Lalu oleskan ke wajah. Diamkan selama 10 menit hingga kering.
Scrub Wajah secara perlahan.
Bilas dengan air hangat.


Selamat mencoba Ladies :) 


Sumber Gambar : www.google.com


Selasa, 10 Juli 2018

Travelling: Wonosobo Dieng Trip

Hay semuanyaa..
Good afternoon ^^-


 Kali ini aku mau cerita/share pengalaman dari perjalanan/trip ke Wonosobo Dieng.
Wonosobo adalah kampung temanku, dan berhubung aku orang asli Jakarta yang tidak pernah merasakan mudik/pulang kampung, akhirnya aku minta diajak ke kampungnya :)

Untuk Trip ke wonosobo, aku pergi berlima dengan teman-teman kantor, Transportasi yang kami gunakan adalah jalur darat yaitu Bus. Kami pesan tiket bus, untuk keberangkatan dari terminal Pulogadung- Wonosobo. 
Harga tiket nya Rp. 90.000,- untuk tiket kelas eksekutif, dan Rp.50.000,- untuk kelas ekonomi. Kami naik bus Sinar Jaya kelas eksekutif.
Lama perjalanan dari Jakarta ke Wonosobo kurang lebih 8 jam (jika macet bisa lebih dari itu).
dan itu pertama kali aku merasakan berpergian dengan bus dengan waktu yang cukup lama, rasanya agak memboasankan karena pemandangannya hanya jalan tol yang lurus seakan tidak ada ujungnya #lebay
Kami berangkat dari Jakrarta jam 7 pagi dan tiba di wonosobo sekitar jam 3 sore.
owh ya, selama di wonosobo aku menginap dirumah nya temen ku,
  • Hari pertama kami hanya istirahat saja, dan mempersiapkan fisik untuk tracking naik ke Bukit sikunir keesokan hari nya.
  • Hari kedua, rencana kami ingin ke bukit sikunir, melihat sunrise. dan kami pergi pagi dini hari sekitar jam 01.00wib, Tracking ke puncak bukit sikunir tidak terlalu terjal, jadi sangat cocok bagi kalian yang ingin tracking tapi dengan track yang tidak sulit. Bukit Sikunir berada di Dataran Tinggi Dieng dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut. 
         Suhu diatas bukit sikunir saat itu mencapai 10 derajat celcius.
berpose di Kawasan Bukit Sikunir Dieng

 Pagi hari diatas bukit sikunir
 Pagi hari diatas bukit sikunir
berikut pemandangan Sunrise nya..
 Golden Sunrise @Sikunir
Pose sebelum naik ke puncak sikunir


Setelah jam 7 pagi, kami pun turun dari puncak sikunir, lalu kami melanjutkan perjalanan ke kawasan wisata di Dieng, yaitu, Telaga Warna & Kawah Sikidang.
Lokasi ke-2 wisata tersebut tidak jauh dari Puncak Sikunir, jadi Searah/Sejalur ke arah pulang, jadinya kami sekalian mampir deh..
Berikut sedikit foto2 nya:

Telaga Warna Dieng
Pepaya Dieng/carica
pemandangan Dieng
 Sikidang
Kawah Sikidang
asap dari kawah sikidang
Telaga Warna Dieng
 Pose di telaga warna
 Kompleks Candi Arjuna Dieng
 Candi Arjuna Dieng
  • Hari ketiga kami mengunjungi WadukWadaslintang & Kulineran dan cari Oleh-oleh
          Waduk wadaslintang merupakan salah satu waduk terbesar di Wonosobo. Dan merupakan salah satu sumber mata air untuk daerah sekitarnya. Dibangun pada tahun 1982, dan danau ini memiliki ketinggian 125 meter. selain itu, waduk ini pun sebagai salah satu Sarana Pembangkit Listrik Tenaga Air (Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Waduk_Wadaslintang )

Pulang dari waduk, perut kami pun terasa lapar. tak lengkap rasanya jika jalan-jalan tapi tidak cari makanan/kulineran khas daerah tersebut.
Dan yang seperi kita ketahui, Wonosobo terkenal dengan kuliner nya yang belum atau jarang sekali dapat ditemukan di jakarta, yaitu MIE ONGKLOK. kenapa disebut ongklok ya? hehe..
rasa Mie Ongklok ini memiliki kuah kental, dan cenderung berasa manis.
Selain Mie Ongklok, ada juga Nasi Megono, Nasi dengan campuran kelapa dan cacahan nangka muda dan biasa disajikan dengan gorengan yaitu tempe kemul.
Nasi Megono
Tempe kemul (sumber: www.google.com)
 mie ayam ceker
 Mie Ongklok dan tempe kemul
 Mie Ongklok dengan Sate Ayam
 Mie Ongklok Longkrang

 Jangan Lupa beli oleh2 nya ya...

Hari keempat, kami pun bersiap-siap pulang ke Jakarta, Naik bus dari terminal Sawangan ke Terminal Kampung Rambutan..

Full Team
See You , In Next Trip ^_^


Kamis, 21 Juni 2018

Travelling: One Day Trip To Cirebon [Detail dengan Cost Yang dikeluarkan]

Hay hay..
Gimana kabarnya nih kalian semua?
Bagaimana liburannya? udah kemana aja nih :)

Sebelumnya, mau ngucapin Minal Aidin Wal Faidzin bagi semua teman-teman yang merayakannya.
Kali ini, aku mau berbagi cerita atau share pengalaman one day trip ke Cirebon.
sebenarnya sih, gak pengen kalau liburan itu cuma satu hari.
Namun berhubung cuma punya sedikit dan aku itu susah banget dapet ijin nginep, makanya lebih sering liburannya ODT alias One Day trip.

Trip kali ini, aku beli tiket Jakarta- Cirebon di Traveloka https://www.traveloka.com/en/
Berangkat dari Stasiun Gambir menunju Stasiun Cirebon.
Harga tiket pergi Rp. 120.000,-
Tiket pulangnya Rp. 90.000,- dikarenakan aku naik kereta ekonomi dari stasiun cirebon menuju stasiun Gambir (Kereta ekonomi yg satu rangkaian kereta dengan kelas eksekutif).


Lama perjalanan dari Stasiun Gambir ke Stasiun Cirebon -+3,5 jam.
Kami sampai cirebon sekitar jam 12.30 Wib, dengan cuaca yang cukup terik.
untuk trip di Cirebon ini, kami menyewa sepeda motor dengan biaya Rp.70.000,-
setelah bertemu dengan si pemilik motor, kami pun langsung cus untuk cari makan siang, dan tujuan kami pertama adalah Alun-Alun Kota Cirebon.
Kami duduk disekitar Alun-Alun, sambil pesan makan.
Kami pesan makanan khas Cirebon , yaitu DOCANG, agak asing sih nama makanan yang satu ini, dan agak ragu juga pesannya. hehe, tapi setelah dicoba rasanya enak dan ga mengecawakan, dan harganya cuma 7ribu rupiah dong..
klo googling berikut pengertian docang tsb , haha (niat bgt gw , mau makan aja googling dlu)

Sumber:
https://en.wikipedia.org/wiki/Docang
https://www.pegipegi.com/travel/docang-kuliner-legendaris-khas-cirebon-yang-penuh-misteri

Kamipun tidak sempat berfoto di alun-alun dikarenakan hujan yang cukup deras.
setelah hujan agak reda, kami melanjutkan perjalanan ke Keraton Kesepuhan Kota Cirebon.
 Foto di depan kantor Walikota Cirebon

Harga masuk kawasan keraton kesepuhan Rp. 20.000,-/Orang.
Keraton kesepuhan adalah salah satu warisan budaya yang kondisinya masih terawat sampai saat ini.
berikut sejarah dari keraton kesepuhan cirebon:
https://id.wikipedia.org/wiki/Keraton_Kasepuhan

Pic: by me
gambar yang lain ada di laptop yg dirumah, jadi ak share yg dr google aja ya..

Sumber :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhToYsQ6Ye4baWBDEmvD7YN-D1s5tevHvUOzFiNMr2H4alZNm1rJ2kco6YiK_pApsLGeXdGoAcYo4VDQ-2_XW2koK9eewdV-ylIUf4jMhEmcMDHVBYM881LcB7k1FTXAFtU24x-R0nbl48/s1600/DSCF0152.JPG

Sumber: 
https://www.pegipegi.com/travel/wp-content/uploads/2015/09/keraton-kasepuhan-cirebon.jpg

dikarenakan hujan lagi jadi ga banyak foto-foto di keraton :(
cuma ini aja fotonya.. haha maafkeun yaaa.


Lokasi ketiga yang kami kunjungi adalah Goa Air Sunyarangi.
Tiket masuknya : Rp. 10.000,- /Orang
Konon dahulu kala, tempat ini adalah taman air nya para raja-raja/sultan di cirebon.
Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Sari_Gua_Sunyaragi




Goa Padang Ati



 Goa Arga Lumut


Setelah dari Goa Sunyarangi, kami pun mencari makan dan oleh-oleh untuk dibawa ke Jakarta,
Disana kami makan makanan khas cirebon lagi yaitu:
  1. Tahu Gejrot (Gambar menyusul ya) harga nya 8 rb
  2. Empal gentong H. Apud  (http://empalgentonghajiapud.blogspot.com/)
    Lokasinya di : Jl. Ir H. Juanda No.24, Battembat, Tengah Tani, Cirebon, Jawa Barat 45153
    Lokasi Parkir/Halaman depan Empal gentong H. Apud
    empal Gentong H. Apud
sebagai oleh-oleh kami mencari kerajinan tangan khas batik cirebon & Kerupuk melarat

 Kerupuk Melarat Khas Cirebon

Empal Gentong khas Cirebon

Sumber: http://www.molarentcar.com/info-cirebon.html

Gimana, Penasaran kan mau ke Cirebon juga, hehe..
selain wisata budaya, wisata religi, Cirebon juga cocok untuk dijadikan tempat destinasi untuk berwisata kuliner.
perjalan kami pun berakhir jam 18,00 wib.
kereta kami jam 18.30 dari stasiun cirebon..
dan berakhir pula trip ODT ke cirebon ala prita :)
makasih ya buat yang sudah baca BLOG ini..


Tambahan:
Tempat Wisata yang dikunjungi
  • Alun-Alun Cirebon
  • Keraton Kesepuhan
  • Goa Sunyarangi
Makanan Khas Cirebon yang wajib kalian coba
  • Empal gentong
  • Docang
  • Tahu Gejrot
  • Kerupuk Melarat
  • Nasi Jamblang
Biaya Yang dikeluarkan
  1. Tiker JKT-Cirebon (PP) --> Rp. 210.000,-
  2. Sewa motor --> Rp. 70.000,- (Bisa share ber-2)
  3. Tiket masuk keraton kesepuhan --> Rp. 20.000,-
  4. Tiket masuk goa sunyarangi --> Rp. 10.000,-
  5. Oleh-oleh kerupuk : Rp. 10.000,- (optional, aku sih beli 2 bungkus) 
  6. Empal gentong : Rp. 20.000, sm Nasi dan Es Teh jadi 35.000,- (Include Tax)
  7. Tahu Gejrot : Rp. 8.000,-
  8. Beli dompet batik : Rp. 5.000,- (optional)
  9. Tas Batik : Rp. 50.000,- (Optional)
--------------------------------------------------+
Total pengeluaran: Rp.  428.000,- 
ini sih pengeluaran aku ya , udah sama oleh-oleh juga :)